Tata Kelola

PT PLN Gas & Geothermal

Pedoman Kerja Direksi & DEKOM


Dewan Komisaris dan Direksi PLN Gas & Geothermal memiliki pedoman dalam menjalankan fungsi dan peran jabatannya sesuai dengan cakupan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya serta mengatur garis koordinasi antar organ sehingga diharapkan dapat berkoordinasi searah dan selaras dengan peraturan internal serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Board Manual PLN Gas & Geothermal telah direview Bersama oleh organ Perseroan serta dimutakhirkan secara berkala guna memenuhi kompleksitas kebutuhan Perseroan berdasarkan Kesepakatan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi.

Pedoman Tata Kelola Perusahaan


GCG Code merupakan payung kebijakan sebagai landasan PLN Gas & Geothermal dalam menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang baik sesuai standar best practices dan prinsip-prinsip GCG.

PLN Gas & Geothermal telah memiliki Pedoman GCG sejak tahun 2009 dan mengalami perubahan yang disesuaikan dengan kondisi Perseroan.

Adapun aspek yang diatur dalam GCG Code tersebut, antara lain adalah :

  • Visi dan Misi Perusahaan
  • Nilai-nilai Budaya Perusahaan
  • Bab Pendahuluan, yang memuat latar belakang pentingnya GCG Code, maksud dan tujuan serta mekanisme pengembangan terhadap GCG Code
  • Bab Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan, yang menjelaskan pengertian dan praktek PLN Gas & Geothermal terhadap prinsip-prinsip GCG yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi dan Fairness.
  • Bab Organ Perusahaan, yang menguraikan organ Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi
  • Bab Ketentuan Tata Kelola Perusahaan, berisi aspek-aspek pokok GCG perusahaan yang mencakup Standar Akuntansi dan Pengendalian Internal; Penggunaan Aset Perusahaan; Kerahasiaan dan Keterbukaan Informasi; Hubungan dengan Pemegang Saham; Hubungan dengan Stakeholders; Benturan Kepentingan; Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Masyarakat; Pemanfaatan Teknologi; Manajemen Risiko; Diskriminasi, Pelecehan, Ancaman dan Kekerasan; Hadiah dan Layanan; serta Aktivitas Politik.

Pedoman Perilaku


Komitmen terhadap implementasi GCG juga ditunjukkan PLN Gas & Geothermal dengan membangun budaya perusahaan yang baik melalui pedoman etika dan perilaku Code of Conduct (CoC) PLN Gas & Geothermal yang telah dimiliki sejak tahun 2009.

Pedoman tersebut telah ditinjau dan dimutakhirkan secara berkala.

Aspek yang diatur dalam CoC adalah antara lain :

  • Integritas jujur dan dapat dipercaya
  • Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) serta Pelestarian Lingkungan
  • Persaingan Usaha
  • Kerahasiaan Informasi dan Komunikasi
  • Hubungan dalam Bekerja
  • Hubungan dengan para Pemangku Kepentingan
  • Keterlibatan Politik
  • Pernyataan Palsu dan Konspirasi
  • Benturan Kepentingan
  • Gratifikasi dan Hadiah

PLN GG Bersih


Penilaian Tata Kelola Perusahaan


Penilaian penerapan GCG PLN Gas & Geothermal saat ini sedang dalam proses, diharapkan segala parameter yang menjadi penilaian tim assessment dapat memberikan hasil yang mencukupi bagi perusahaan yang baru mulai setup.

Whistle Blowing System


Penilaian penerapan GCG PLN Gas & Geothermal saat ini sedang dalam proses, diharapkan segala parameter yang menjadi penilaian tim assessment dapat memberikan hasil yang mencukupi bagi perusahaan yang baru mulai setup.

Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistle Blowing System) adalah sistem yang digunakan untuk menampung, mengolah dan menindaklanjuti serta membuat pelaporan atas informasi yang disampaikan oleh pelapor mengenai tindakan pelanggaran yang terjadi di lingkungan PT PLN Gas & Geothermal.
Pelapor adalah personil atau badan hukum baik yang berasal dari lingkungan internal maupun eksternal perusahaan yang menyampaikan informasi mengenai kejadian atau indikasi tindakan pelanggaran melalui saluran yang disediakan oleh perusahaan.
Terlapor adalah Direksi, Dewan Komisaris, Organ Pendukung, Dewan Komisaris dan seluruh Karyawan Perusahaan termasuk Karyawan yang ditugaskan di Anak perusahaan dan Perusahaan Afiliasi, serta personil lainnya yang secara langsung bekerja untuk dan atas nama Perusahaan.
Pengaduan Pelanggaran secara tertulis harus dilengkapi fotokopi identitas bukti pendukung seperti dokumen yang berkaitan Pelanggaran yang akan disampaikan. Pelapor anonim dapat diterima tetapi tidak ada kewajiban Perusahaan untuk memberikan tanggapan karena akan terdapat kesulitan untuk melakukan komunikasi dan klarifikasi atas laporannya tersebut sehingga ada kemungkinan laporan tidak dapat diproses lebih lanjut.
Apabila Pengaduan Pelanggaran diajukan oleh Badan Hukum/Lembaga maka selain dokumen di atas juga diserahkan dokumen lainnya yaitu :
  • Fotokopi bukti identitas Badan Hukum/Lembaga
  • Dokumen yang menyatakan bahwa pihak yang mengajukan pengaduan berwenang untuk mewakili lembaga atau badan hukum tersebut.
Perbuatan yang dapat dilaporkan (pelanggaran) melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) adalah sebagai berikut :
  • Benturan Kepentingan;
  • Korupsi;
  • Kecurangan;
  • Pencurian/Penggelapan;
  • Pelanggaran dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa;
  • Penyalahgunaan jabatan/kewenangan;
  • Suap/Gratifikasi.

Saluran pelaporan yang tersedia untuk melaporkan pelanggaran adalah melalui surat tertulis atau email dan ditujukan kepada :
Kotak Surat :

Komite Pengelola Pengaduan Pelanggaran

PT PLN Gas & Geothermal

Gedung KMO Lantai 8, Jalan Kyai Maja No. 1,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
DKI Jakarta - 12120

Email : info@plngg.com

Telepon : +62 21 2972 1019

Klik tombol disamping untuk mengunduh pedoman Whistle Blowing System. Download
Klik tombol disamping untuk melakukan Pelaporan Pelanggaran. Lapor
WHISTLE BLOWING SYSTEM